Metode Wawancara

Pengertian Wawancaracorpeopl

Proses penggalian informasi melalui tanya jawab antara pewawancara (interviewer) dengan narasumber (interviewee).

Percakapan antara seorang peneliti dengan informan

Tujuan:

Mendapatkan informasi dari narasumber/informan untuk keperluan proses pengambilan maupun evaluasi kebijakan publik.

Jenis dan Sifat Data:

Data yang diperoleh melalui wawancara tergolong data primer (diperoleh dari sumber pertama)

Data yang diperoleh melalui wawancara bersifat kualitatif dan cenderung subyektif.

Fungsi Data:

Memberikan gambaran mengenai kebutuhan masyarakat terhadap permasalahan tertentu yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

Mendapatkan gambaran mengenai respon masyarakat terhadap kebijakan publik.

Mendapatkan masukan dari masyarakat untuk tujuan monitoring dan evaluasi (monev) kebijakan publik.

Melengkapi temuan data yang diperoleh melalui metode observasi, polling, survei, dan analisis isi.

Jenis/Ragam Wawancara :

Wawancara menurut tujuannya

Wawancara Informatif/Informasial/faktual, yaitu tanya jawab antara interviwer dengan interviewee yang bertujuan untuk menggali informasi tentang fakta sosial yang terjadi di masyarakat sebagai dasar proses kebijakan maupun untuk evaluasi kebijakan publik.

wawancara Interpretatif (opini), yaitu wawancara yang bertujuan menggali pendapat dari narasumber berkaitan dengan suatu peristiwa/fakta sosial/kebijakan publik (UU, PP, Permen, Perda, dll).

Menurut cara pelaksanaan:

Wawancara tatap muka atau langsung

Wawancara melalui telepon

Wawancara melalui surat/email

Wawancara online melalui chatting

Wawancara tertulis

Menurut pendekatannya:

Wawancara terstruktur

Wawancata tidak terstruktur

Wawancara terbuka

Wawancara tertutup

Wawancara menurut Metodenya ( Theo Stokkink )

Wawancara terarah (terfokus pada topik tertentu)

Wawancara tidak terarah (tidak terfokus pada satu topik)

Menurut suasana:

Wawancara formal

Wawancara semiformal

Wawancara informal

Wawancara menurut Waktu Pelaksanaan

Teragenda/terencana

tak teragenda/mendadak.

Wawancara menurut tempat Pelaksanaan

Di lokasi peristiwa

Di luar lokasi

In door

Out door

Wawancara menurut Gayanya ( Masduki )

Simpati

Empati

Keras/memaksa

Tipe Pertanyaan:

Why question atau Exsplanation Question

Yes atau No Question

Tag Question (persetujuan/penegasan)

Tahap – Tahap Wawancara

Perencanaan dan Persiapan

Menentukan Topik – memahami topic permasalahan

Mempelajari latar belakang permasalahan

Merumuskan tujuan wawancara

Mengidentifikasikan jenis informasi yang ingin didapatkan

Merumuskan butir-butir pokok persoalan (question route)

Memilih dan menentukan narasumber

Mempersiapkan perangkat wawancara

Waktu Pelaksanaan Wawancara

Melakukan proses ice breaking

Mengecek kembli kesiapan peralatan rekaman di depan narasumber

Pada saatwawancara berlangsung, hal-hal yang perlu diperhatikan :

Menunjukkan rasa hormat/penghargaan terhadap narasumber dengan menggunakan tatapan mata, mimic, dan body language

Menyimak secara seksama jawaban narasumber

Menyampaikan pertayaan secara langsung, dan jelas, tidak

berbelit-belit

Menghindari cara bertanya yang terkesan membaca

Menghindari terjadinya debat dengan narasumber

Jika diperlukan, pewawancara dapat membuat pertayaan yang didasarkan pada jawaban narasumber (ordering question).

Menghindari penggunaan bahan pertayaan yang dibuatkan oleh narasumber

Menjaga netralitas

Mengendalikan wawancara agar sesuai dengan tujuan

Melakukan instrupsi pada narasumber hanya pada saat terpaksa.

Pasca Wawancara

Mengecek ulang hasil wawancara di depan narasumber guna meyakinkan bahwa tidak terjadi kesalahan teknis.

Melakukan cek ulang atas beberapa istilah yang tidak dipahami benar oleh si pewawancara.

Melakukan cek ulang mengenai penulisan nama, gelar, jabatan, dan data lain narasumber yang dipandang perlu sesuai dengan tujuan wawancara.

Jangan memberikan janji apapun kepada narasumber berkaitan dengan pelaksanaan wawancara.

Mentaati kesepakatan hal-hal yang off the record.

Untuk kepentingan dokumentasi, seyogyanya pada bagian akhir wawancara Anda sebutkan: wawancara dengan siapa, kapan dan di mana, serta dalam konteks apa.

Keutamaan metode wawancara:

Dapat menyajikan informasi yang beragam, dan kadang tidak terduga sebelumnya.

Dapat memberikan gambaran mengenai respon maupun sikap masyarakat terhadap kebijakan publik.

Mampu menjaring aspirasi yang beragam dari masyarakat untuk analisis kebijakan publik.

Kelemahan:

Informasi yang didapatkan cenderung subyektif (benar menurut narasumber/informan)

Hasil wawancara hanya dapat menggambarkan kecenderungan informan/narasumber, tetapi tidak untuk generalisasi.

Kualifikasi Pewawancara:

Menguasai permasalahan

Memiliki kemampuan berhubungan dengan orang lain (human relation)

Memiliki kemampuan berempati

Memiliki ketrampilan berkomunikasi lisan, termasuk body languade

Memiliki kemampuan untuk bersikap friendly

Memiliki kemampuan untuk mendengar

Mampu bersikap rendah hati

Mampu mengendalikan diri

Tip untuk melakukan Wawancara:

Cara Memilih Narasumber

Sesuai dengan tujuan wawancara (konfirmasi, minta pendapat, masukan, saran).

Untuk tujuan evaluasi, narasumber yang ditunjuk harus menguasai jenis kebijakan yang bersangkutan.

Kredibilitas narasumber dipercaya oleh publik karena jabatan atau kedudukannya.

Kredibilitas narasumber dipercaya oleh publik karena independen, dan netral.

Tersedia fasilitas yang memungkinkan untuk menghubungi narasumber.

Cara Memilih/Menentukan Topik

Sesuatu yang baru dan mengundang rasa ingin tahu publik.

Permasalahan yang masih hangat di masyarakat.

Persoalan yang bersifat kontroversial.

Sesuatu yang masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Menarik sebagian besar khalayak ( ketermukaan ).

Source : Darmanto MMTC Yogyakarta 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s